Yixing Weite Ceramics Co.,Ltd
EN
Rumah> Berita perusahaan> Bagaimana keramik silikon karbida dibuat?

Bagaimana keramik silikon karbida dibuat?

2025,09,23
Proses pembuatan keramik Silicon Carbide (SiC) cukup berbeda dengan keramik tradisional yang berbahan dasar tanah liat. Ini adalah material berteknologi tinggi yang memerlukan suhu tinggi dan teknik khusus.
Berikut rincian pembuatan keramik silikon karbida, dari bahan mentah hingga produk jadi.
Reaksi Inti: Proses Acheson
Perjalanannya dimulai dengan memproduksi bubuk silikon karbida itu sendiri. Metode yang paling umum adalah Proses Acheson, dinamai menurut penemunya Edward G. Acheson (1891).
1. Bahan Baku: Campuran pasir silika dengan kemurnian tinggi (SiO₂) dan kokas minyak bumi (C) digunakan.
2. Pemanasan: Campuran dikemas di sekitar konduktor grafit pusat dalam tungku listrik yang besar, panjang, dan resistansi rendah (tungku Acheson).
3. Reaksi Suhu Tinggi: Arus listrik yang sangat besar dialirkan melalui inti grafit, memanaskan campuran di sekitarnya hingga suhu antara 1700°C dan 2500°C (3100°F - 4500°F). Pada suhu yang sangat panas ini, terjadi reaksi kimia:
SiO₂ + 3C → SiC + 2CO
(Silika + Karbon → Silikon Karbida + Gas Karbon Monoksida)
4. Hasil: Proses ini menghasilkan massa kristal silikon karbida yang besar. Massa ini kemudian dihancurkan, digiling, dan dimurnikan untuk menghasilkan bubuk halus dan terkontrol yang merupakan titik awal pembuatan komponen keramik.
Dari Serbuk hingga Keramik Padat: Metode Pembentukan dan Sintering
Bubuk SiC saja bukanlah keramik yang kuat dan padat. Untuk membuat benda padat, serbuk harus dibentuk dan kemudian disatukan dalam proses yang disebut sintering. Tantangan utamanya adalah SiC memiliki ikatan kovalen yang kuat, sehingga sangat sulit untuk disinter. Oleh karena itu diperlukan teknik khusus. Tiga metode utama adalah:
1. Sintering (Sintering Solid-State)
Ini adalah metode paling umum untuk membuat komponen berbentuk kompleks.
# Pencampuran: Serbuk SiC dicampur dengan bahan bantu sintering, biasanya sejumlah kecil Boron (B) dan Karbon (C). Karbon membantu menghilangkan lapisan oksida pada partikel SiC, dan boron mendorong difusi atom.
# Pembentukan: Campuran bubuk dibentuk menjadi "badan hijau" (bentuk tidak disinter). Hal ini dapat dilakukan dengan:
* Pengepresan Kering: Pengepresan uniaksial atau isostatik untuk bentuk sederhana.
* Ekstrusi: Untuk bentuk yang panjang dan kontinu seperti tabung atau batang.
* Cetakan Injeksi: Untuk bentuk yang sangat kompleks dan rumit.
# Sintering: Benda hijau dipanaskan dalam atmosfer inert (seperti argon) pada suhu sekitar 2000°C - 2100°C (3630°F - 3810°F). Pada suhu ini, partikel-partikel berdifusi satu sama lain pada titik kontak, terikat bersama membentuk keramik padat dan padat dengan porositas minimal.
Hasil: Sinter Silicon Carbide (SSiC). Ia memiliki kemurnian tinggi, ketahanan aus yang sangat baik, dan kekuatan mekanik yang baik.
2. Ikatan Reaksi (atau Silikonisasi)
Metode ini menghasilkan bagian berbentuk mendekati jaring dengan penyusutan minimal.
# Pembentukan: Campuran bubuk SiC dan Karbon (misalnya grafit) dibentuk menjadi benda hijau berpori.
# Infiltrasi: Badan hijau kemudian ditempatkan dalam kontak dengan logam silikon cair (Si) dalam tungku di bawah vakum.
# Reaksi: Silikon cair ditarik ke dalam badan berpori melalui aksi kapiler. Ia kemudian bereaksi dengan karbon di dalam tubuh untuk membentuk silikon karbida baru (Si + C → SiC), yang mengikat partikel SiC asli menjadi satu.
# Kelebihan Silikon: Setiap ruang yang tidak terisi oleh reaksi diisi dengan sisa logam silikon.
Hasil: Reaction-Bonded Silicon Carbide (RBSC) atau Siliconized Silicon Carbide. Ini lebih padat dari SSiC tetapi mengandung 5-15% silikon bebas, yang menurunkan kekuatan suhu tinggi dan ketahanan kimia dibandingkan SSiC.
3. Pengepresan Panas
Metode ini menghasilkan kepadatan dan kekuatan tertinggi namun lebih mahal dan terbatas pada bentuk sederhana.
# Proses: Serbuk SiC (dengan alat bantu sintering) dimasukkan ke dalam cetakan, biasanya terbuat dari grafit.
# Panas dan Tekanan Bersamaan: Cetakan dipanaskan hingga suhu sintering (~1900°C - 2000°C) sekaligus menerapkan tekanan uniaksial yang sangat tinggi (puluhan MPa).
# Manfaat: Kombinasi panas dan tekanan mendorong pemadatan lebih efektif dan pada suhu lebih rendah dibandingkan sintering tanpa tekanan.
Hasil: Silikon Karbida Tekan Panas (HPSiC). Ini memiliki sifat mekanik yang unggul tetapi biasanya diproduksi dalam bentuk sederhana seperti pelat atau balok yang memerlukan pemesinan selanjutnya dengan perkakas berlian.
Langkah Terakhir: Pemesinan
Setelah sintering, komponen sudah mendekati bentuk akhirnya tetapi seringkali memerlukan pemesinan yang presisi. Karena SiC sangat keras (9,5 skala Mohs, mendekati berlian), hal ini hanya dapat dilakukan dengan menggunakan roda atau alat gerinda yang diresapi berlian.
Singkatnya, pembuatan keramik silikon karbida adalah proses multi-langkah yang pertama-tama melibatkan sintesis bubuk ultra-keras dan kemudian menggunakan teknik khusus bersuhu tinggi untuk memadatkannya menjadi bahan rekayasa yang kuat dan tahan lama.
Anda mungkin menyukai: Keramik Zirkonia, Komponen Keramik
wechat_2025-09-23_101707_656
Kontal AS

Pengarang:

Mr. Weiteceramic

Phone/WhatsApp:

+86 13921342218

Produk populer
Berita perusahaan
Anda mungkin juga menyukai
Kategori terkait

Email ke pemasok ini

Subjek:
Email:
Pesan:

Pesan Anda MSS

Kontal AS

Pengarang:

Mr. Weiteceramic

Phone/WhatsApp:

+86 13921342218

Produk populer
Berita perusahaan

Kontak

  • Tel: 86-0510-87185618
  • Ponsel: +86 13921342218
  • Email: info@weiteci.com
  • Alamat: West District, Renshu Industrial Park, Dingshu Town, Yixing City, Jiangsu Province

Kirim permintaan

Ikuti kami

Hak cipta © 2026 Yixing Weite Ceramics Co.,Ltd semua hak dilindungi.
We will contact you immediately

Fill in more information so that we can get in touch with you faster

Privacy statement: Your privacy is very important to Us. Our company promises not to disclose your personal information to any external company with out your explicit permission.

Kirim